Home Info Cimahi Kasus Positif Covid-19 di Cimahi Tinggal Belasan Orang

Kasus Positif Covid-19 di Cimahi Tinggal Belasan Orang

16

covid-19 cimahi

KampusHebat.com, Cimahi — Kasus Covid-19 di Kota Cimahi terus mengalami penurunan di tiap Kecamatan. Bahkan, dari data terakhir, Kasus Covid-19 di Cimahi hanya tinggal 16 orang.

Penurunan kasus Covid-19 ini juga membuat status PPKM di Kota Cimahi turun level menjadi ke level 2.

“Kasus Covid-19 di Cimahi ada 16 orang, 2 orang diantaranya di rumah sakit, dan 14 orang jalani isolasi mandiri. Mudah-mudahan semua segera sehat,” tutur Pelaksana Tugas (Plt.) Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, Kamis (21/10/2021).

Menurut Ngatiyana, berdasarkan data terbaru dari Instruksi Mendagri Nomor 53 Tahun 2021 tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), kini 3 dari 4 daerah aglomerasi Bandung Raya sudah masuk PPKM Level 2, termasuk Kota Cimahi.

“Terhitung 19 Oktober 2021 Kota Cimahi masuk level 2. Akhirnya kita bisa turun level,” ujarnya.

Namun, Ngatiyana meminta masyarakat tidak euforia dan lupa dengan protokol kesehatan tetap harus dijalankan. Hal tersebut untuk mencegah adanya kluster baru.

Lebih lanjut Ngatiyana menuturkan pihaknya juga terus menggenjot vaksinasi Covid-19 agar cakupannya bisa mencapai 100 persen di akhir tahun ini.

Sampai saat ini, cakupan vaksinasi Covid-19 Kota Cimahi telah mencapai 84,82 % warga sasaran.

“Puskesmas masih melayani vaksinasi covid. Juga sudah dilakukan door to door terutama menyisir warga yang barangkali belum divaksin.

Cakupan ini sudah melampaui target herd immunity minimal 70 % dari pemerintah pusat, sehingga mudah-mudahan bisa mencapai 100 % sampai Desember 2021,” ungkapnya.

Ngatiyana juga mengajak semua warga yang belum mendapat vaksin agar segera divaksin Covid-19.

“Seperti lansia yang belum, dan terutama untuk orangtua agar mengijinkan anak-anak divaksin, sehingga bisa mengikuti pembelajaran tatap muka secara maksimal,” tuturnya.

Diakuinya, hingga saat ini perlu upaya lebih keras untuk mengingatkan masyarakat disiplin prokes. Sebab kondisi di masyarakat mulai lengah dan abai.

“Kita imbau prokes wajib dilakukan. Minimal gunakan masker kemana-mana,” ujarnya. (Galamedia)

 

Leave a Reply