perawat

KampusHebat.com — Tugas seorang perawat di rumah sakit atau pelayanan kesehatan tidak terbatas pada pelayanan pengobatan. Perawat juga harus memerhatikan pendidikan terhadap pasien agar pasien dapat mandiri.

Selama ini perawat terlalu disibukkan dengan rutinitas pengobatan pasien. Padahal, pasien memerlukan dampingan agar mendapat kekuatan ketika harus memutuskan sesuatu. Itu adalah peran perawat untuk memberi pendidikan.

Selama ini, pelayanan yang dilakukan perawat belum berorientasi pada pasien. Orientasi palayanan kesehatan selama ini hanya pada tugas mengobati pasien.

Seharusnya, pasien memiliki kemandirian ketika memilih tindakan yang akan dilakukan bagi dirinya. Namun pada praktiknya, pasien sepenuhnya bergantung atau dibuat tergantung pada keputusan dokter.

Paradigma itu harus dirombak. Sebetulnya dalam pendidikan para perawat atau petugas kesehatan sudah dibekali hal itu. Namun, ketika terjun ke dunia kerja, ilmu itu hilang karena sistem dan rutinitas.

Banyak terjadi, perawat yang baik terperangkap dalam sistem rumah sakit atau lembaga pelayanan kesehatan yang tidak baik. Padahal, antara sistem dan kualitas sumber daya manusia harus saling mendukung.

Ketimpangan antara pendidikan dengan dunia kerja itu selayaknya diubah. Untuk itu, penting untuk membangun komunikasi antar instansi pendidikan dengan rumah sakit serta pemerintah.

Intinya, pelayanan kesehatan jangan hanya sekadar mengobati pasien. Pasien membutuhkan lebih dari sekadar obat.

Dengan demikian, perawat hendaknya jangan terpaku pada tugas-tugas pelayanan pengobatan di rumah sakit atau Puskesmas.

Perawat harus mulai merambah tugas-tugas pendidikan kesehatan bagi masyarakat. Tindakan preventif selalu lebih baik daripada kuratif. Perawat memiliki kompetensi untuk itu. Seharusnya, hal itu mulai diperhatikan oleh pemerintah dan rumah sakit. (Kompas)

 

Written by Kampus Hebat

Leave a Reply